Jumat, 14 Juni 2024

01.02.3-T3-8 Aksi Nyata - Topik 3 - Pemahaman tentang Peserta Didik dan Pembelajarannya (PPDP)

 01.02.3-T3-8 Aksi Nyata - Topik 3

 Mata Kuliah               : Pemahaman tentang Peserta Didik dan Pembelajarannya (PPDP)


Soal :

1.     Pemahaman baru apa yang Anda dapatkan dari topik ini?

2.     Hal apa yang paling menantang ketika Anda merancang asesmen dalam proses pembelajaran?

3.     Menurut Anda, apakah asesmen yang diterapkan di kelas sudah sesuai dengan tahapan perkembangan peserta didik, lingkungan budaya dan karakteristik, serta kemampuan peserta didik?

4.     Menurut Anda, apakah asesmen yang diterapkan di kelas sudah dapat memfasilitasi peserta didik dan memberikan ruang bagi peserta didik untuk memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran?

5.     Hal lain apakah yang ingin Anda pelajari terkait dengan asesmen?

 

Jawaban :

1.     Dalam topik ini saya mendapatkan banyak wawasan baru mengenai topik ini. Dengan kata lain, saya belajar bahwa penilaian bukan  sekedar mengarahkan siswa dan memberikan nilai. Namun penilaian memegang peranan penting dalam proses pembelajaran karena dapat memberikan informasi kepada guru tentang sejauh mana siswa mencapai tujuan pembelajarannya setelah terlibat dalam suatu pengalaman belajar. Penilaian juga dapat digunakan untuk mengelompokkan siswa berdasarkan gaya belajar. Kami juga menemukan bahwa penilaian dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis, masing-masing dengan peran berikut :

a)     Evaluasi diagnostik. Hal ini dilakukan sebelum memulai pembelajaran dan membantu mengetahui karakteristik dan kesiapan siswa.

b)    Penilaian formatif yang dapat dilakukan pada saat pembelajaran dapat membantu Anda mengetahui sejauh mana pemahaman siswa Anda, bagaimana perkembangannya, dan apa saja kelemahan yang dimilikinya.

c)     Penilaian sumatif pada akhir pembelajaran akan membantu menentukan pencapaian tujuan pembelajaran secara keseluruhan dan mengevaluasi proses pembelajaran yang  dilakukan. Dalam proses pembelajaran, penting  untuk melakukan penilaian agar guru dapat memantau dan menilai kemajuan belajar siswanya.

2.     Bagi saya pribadi, hal yang menjadi tantangan terbesar dalam merancang penilaian dalam proses pembelajaran adalah  merancang penilaian yang perlu disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa. Penting bagi guru untuk merancang penilaian yang mempertimbangkan tahap perkembangan siswa, lingkungan budaya, dan karakteristik lingkungan. Hal ini dikarenakan  pembelajaran yang berlangsung lebih bermakna, kontekstual dan ramah siswa. Kelas terdiri dari siswa dengan tingkat perkembangan yang berbeda-beda, sehingga setiap siswa memiliki keterampilan dan karakteristik yang berbeda. Tugas guru  merancang penilaian sesuai dengan tingkat kemampuan siswa agar siswa dapat memahami materi meskipun penilaian yang diberikan tidak sesuai dengan penilaian teman sekelasnya. Sebaiknya guru menyesuaikan bahan ajar dan contoh studi kasus dengan tingkat perkembangan dan lingkungan siswa agar siswa mudah memahami isi yang diajarkan  guru dan pembelajaran yang dilakukan  lebih efektif dan bermakna.

 

3.     Saya memandang dan merefleksikan diri bahwa, penilaian yang dilakukan oleh saya pribadi dan  juga oleh guru pamong saya di tempat PPL selama ini di kelas tidak disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa atau karakteristiknya. Hal ini dibuktikan dengan  belum diterapkannya pembelajaran yang berdiferensiasi di kelas oleh para guru. Misalnya ketika seorang guru memberikan bukti prestasi seperti  soal atau soal pembahasan yang mempunyai tingkat kesulitan yang sama dan tidak dibeda-bedakan untuk semua siswa. Padahal setiap siswa mempunyai tingkat kognitif yang berbeda-beda. Penilaian seperti ini  tidak efektif karena tidak disesuaikan dengan tingkat perkembangan dan karakteristik siswa. Namun, guru  menyesuaikan penilaian mereka dengan lingkungan budaya siswa. Hal ini terutama terlihat ketika kelas diadakan di dalam kelas. Guru sering kali memimpin diskusi, bertanya, dan menjawab pertanyaan dengan menggunakan contoh pertanyaan dari lingkungan kehidupan siswa untuk membantu siswa memahami pembelajaran yang dilakukannya.

 

4.     Menurut saya, Asesmen yang digunakan di kelas menyediakan atau mendistribusikan LKPD atau soal yang harus diselesaikan setiap siswa dalam jangka waktu tertentu, meskipun LKPD atau soal asesmen tersebut kurang sesuai dengan  perkembangannya. Hal ini dapat memberikan ketenangan pikiran. Selain itu, guru  memberikan ruang kepada siswa untuk memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran, seperti  memberikan penjelasan ulang terhadap materi dan pertanyaan, memberikan kesempatan  untuk memberikan saran mengenai model dan metode pembelajaran yang disukai, serta memberikan evaluasi terhadap tugas-tugas. Siswa juga diberikan kegiatan remedial dan pengayaan  untuk meningkatkan hasil belajarnya.


 

5.     Bagi saya pribadi hal pertama saya ingin belajar bagaimana agar setiap penilaian yang dilakukan guru tidak menjadi momok, beban atau menakutkan bagi siswa. Saya menginginkan agar siswa saya di kelas merasakan ujian yang menyenangkan dan menyelesaikannya dengan baik karena telah mempersiapkan diri dengan matang sebelum ujian. Karena menurut pengalaman saya, siswa mengeluh setiap kali mendengar kata “ujian” atau “tes”, seolah-olah penilaian adalah sesuatu yang tidak ingin mereka dengar atau lakukan, karena ingin menunda pengambilan penilaian.

 

Selanjutnya saya ingin meningkatkan adaptasi penilaian terhadap gaya belajar dan kepribadian siswa yang berbeda. Saya ingin belajar bagaimana menyusun dan merancang penilaian sesuai dengan tahap perkembangan siswa. Ini adalah salah satu tantangan yang dihadapi semua guru, termasuk saya, dalam memastikan bahwa siswa mencapai tujuan pembelajaran mereka, meskipun penilaiannya berbeda-beda. Bagaimana mempersiapkan dan menyampaikan penilaian seperti studi kasus, soal, atau pertanyaan yang sesuai dengan tingkat kognitif siswa, dan  agar pertanyaan-pertanyaan tersebut benar-benar mencerminkan perkembangan dan tingkat  kognitif masing-masing siswa sehingga dapat dipahami oleh semua siswa. Lalu saya ingin mempelajari lebih lanjut tentang asesmen dan cara membuat rubrik penilaian yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

01.02.3-T3-8 Aksi Nyata - Topik 3 - Pemahaman tentang Peserta Didik dan Pembelajarannya (PPDP)

  01.02.3-T3-8 Aksi Nyata - Topik 3   Mata Kuliah                : Pemahaman tentang Peserta Didik dan Pembelajarannya (PPDP)